{"id":895,"date":"2018-09-16T07:50:37","date_gmt":"2018-09-16T07:50:37","guid":{"rendered":"http:\/\/www.perentjanadjaja.id\/v2\/?p=895"},"modified":"2020-02-10T10:31:48","modified_gmt":"2020-02-10T10:31:48","slug":"pembiayaan-jalan-lintas-timur-jambi-gunakan-sukuk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/perentjanadjaja.id\/v2\/pembiayaan-jalan-lintas-timur-jambi-gunakan-sukuk\/","title":{"rendered":"Pembiayaan Jalan Lintas Timur Jambi Gunakan Sukuk"},"content":{"rendered":"\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"830\" height=\"556\" src=\"https:\/\/perentjanadjaja.id\/v2\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/ratusan-kendaraan-yang-didominasi-truk-memadati-jalan-lintas-_120814145419-926.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-896\" srcset=\"https:\/\/perentjanadjaja.id\/v2\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/ratusan-kendaraan-yang-didominasi-truk-memadati-jalan-lintas-_120814145419-926.jpg 830w, https:\/\/perentjanadjaja.id\/v2\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/ratusan-kendaraan-yang-didominasi-truk-memadati-jalan-lintas-_120814145419-926-300x201.jpg 300w, https:\/\/perentjanadjaja.id\/v2\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/ratusan-kendaraan-yang-didominasi-truk-memadati-jalan-lintas-_120814145419-926-768x514.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 830px) 100vw, 830px\" \/><figcaption> <em>Ratusan kendaraan yang didominasi truk memadati jalan lintas timur (Jalintim)<\/em><br><em>Sumatera di kawasan Jembatan Musi II Palembang, Sumatera Selatan.<\/em><br><em>Foto: Antara\/Nia Fua\u2019di<\/em><\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA&#8211;Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggunakan Pendanaan berasal dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk untuk penanganan jalan nasional di Lintas Timur Sumatra. Jalan ini&nbsp; menjadi jalur utama logistik di Pulau Sumatra. Salah satu ruas yang ditangani adalah Jalintim di Provinsi Jambi sepanjang 214,98 km.<\/p>\n\n\n\n<p>Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Sugiyartanto mengatakan, penanganan dilakukan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) IV, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga melalui empat paket kontraktual tahun jamak 2018-2019 yang telah ditandatangani (9\/9). Dari hasil pelelangan, nilai kontrak keempat paket tersebut sebesar Rp 585,59 miliar atau terdapat penghematan Rp 34,40 mikiar dari pagu yang disiapkan sebesar Rp 620 miliar.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kalau sumber dananya dari SBSN mungkin tidak terpengaruh oleh fluktuasi kurs rupiah. Tapi saya minta tingkat komponen dalam negeri (TKDN) 100 persen dan proses administrasinya dilakukan secara cermat,&#8221; katanya, Ahad (16\/8).<\/p>\n\n\n\n<p>Empat kontrak tersebut yakni pertama, preservasi rehabilitasi jalan BTS Riau-Merlung I sepanjang 30 km dengan nilai kontrak Rp 104,4 miliar dengan kontraktor PT Modern Widya Tehnical. Kedua, preservasi konstruksi jalan Batas Riau-Merlung II sepanjang 31,22 km dengan nilai kontrak Rp 156,66 miliar dengan kontraktor PT Istaka Karya (Persero).<\/p>\n\n\n\n<p>Ketiga, preservasi rehabilitasi mayor jalan Merlung-Batas Kabupaten Tanjab-Simpang Tuan 71,36 km dengan nilai kontrak Rp 143,28 miliar dengan kontraktor PT Abun Sendi. Keempat, preservasi rehabilitasi mayor jalan Simpang Tuan-Mendalo Darat (Simpang Tiga)-Batas Kota Jambi-Tempino-Batas Provinsi Sumsel sepanjang 82,35 km dengan nilai kontrak Rp 181,16 miliar dengan kontraktor PT Nindya Karya (Persero).<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Waktu pelaksanaan konstruksi 465 hari, tapi kita upayakan bisa selesai lebih cepat bulan Agustus 2019 sehingga manfaatnya lebih awal bisa dinikmati. Biaya transport juga bisa lebih cepat kita pangkas,&#8221; ujar dia.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain paket konstruksi, penandatanganan kontrak tiga paket pengawasan. Paket I pengawasan teknis jalan nasional Provinsi Jambi (MYC 1) yang mengawasi rekonstruksi jalan Bts. Riau &#8211; Merlung I dan II dengan nilai kontrak Rp 5,9 miliar yang dikerjakan PT Wahana Mitra Amerta PT Seecons dan PT Ciritama Nusawidya Consult (Joint Operation)<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian paket II pengawasan teknis jalan nasional Provinsi Jambi (MYC 2) yang mengawasi rehabilitasi mayor Jalan Merlung &#8211; Bts. Kabupaten Tanjab &#8211; Sp. Tuan dengan nilai kontrak Rp 4,4 miliar oleh <strong class=\"has-background has-vivid-red-background-color\" style=\"color:#ffffff\">PT Perentjana Djaja<\/strong>, PT Arteri Cipta Rencana dan PT Winsolusi Cipta Konsultan (<em>Joint Operation)<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Paket III pengawasan teknis jalan nasional Provinsi Jambi (MYC 3) yang mengawasi Mayor Jalan Sp. Tuan &#8211; Mendalo Darat (Sp. Tiga) &#8211; Bts. Kota Jambi\/ Sp. Rimbo &#8211; Tempino &#8211; Bts. Prov. Sumsel dengan nilai kontrak Rp 5,44 miliar oleh konsultan PT Bumi Persada Engineering Consultants, PT Daya Creasi Mitrayasa dan PT Epadascon Permata (<em>Joint Operation<\/em>). <\/p>\n\n\n\n<p>Source :  <a href=\"https:\/\/www.republika.co.id\/berita\/ekonomi\/korporasi\/18\/09\/16\/pf5ciq368-pembiayaan-jalan-lintas-timur-jambi-gunakan-sukuk\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\" aria-label=\" (opens in a new tab)\">https:\/\/www.republika.co.id\/berita\/ekonomi\/korporasi\/18\/09\/16\/pf5ciq368-pembiayaan-jalan-lintas-timur-jambi-gunakan-sukuk<\/a> <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA&#8211;Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggunakan Pendanaan berasal dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk untuk penanganan jalan nasional di Lintas Timur Sumatra. Jalan ini&nbsp; menjadi jalur utama logistik di Pulau Sumatra. Salah satu ruas yang ditangani adalah Jalintim di Provinsi Jambi sepanjang 214,98 km. Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Sugiyartanto [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":896,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[89],"tags":[],"fieldwork-service":[],"class_list":["post-895","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/perentjanadjaja.id\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/895","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/perentjanadjaja.id\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/perentjanadjaja.id\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/perentjanadjaja.id\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/perentjanadjaja.id\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=895"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/perentjanadjaja.id\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/895\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/perentjanadjaja.id\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/media\/896"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/perentjanadjaja.id\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=895"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/perentjanadjaja.id\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=895"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/perentjanadjaja.id\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=895"},{"taxonomy":"fieldwork-service","embeddable":true,"href":"https:\/\/perentjanadjaja.id\/v2\/wp-json\/wp\/v2\/fieldwork-service?post=895"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}